ICS Internasional/Global

Posted in Bulletin IKABI, Juli 2014

ICS Internasional/Global

International College of Surgeons (ICS) adalah organisasi nirlaba internasional yang berdiri pada tahun 1935 di Geneva, Swiss. Pendirinya adalah Profesor Max Thorek dari Budapest, Hungaria. Dalam perjalanannya, organisasi ini memiliki badan hukum di Chicago, Amerika Serikat. Organisasi ini beranggotakan ahli bedah (termasuk didalamnya ahli kebidanan dan kandungan, ahli mata, bedah mulut dan THT) dan subspesailisnya,serta juga anestesiologis, patologis dan radiologis, karena perannya yang penting dalam pembedahan secara keseluruhan
Saat ini ICS terdiri dari 65 negara anggota, dan dibagi dalam beberapa wilayah yaitu Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, Pasifik dan Afrika
ICS bertujuan membina kolegialitas dan pertukaran ide di bidang bedah diseluruh dunia, disamping menyebarluaskan kemajuan ilmu bedah ke seluruh ahli bedah di dunia.

Pertemuan ICS dapat diadakan pada tingkatan seksi (nasional), wilayah(regional), dan internasional. Pada tahun ini, ICS Indonesian section dipercaya untuk menyelenggarakan pertemuan internasional dua tahunan (biennial) yang ke 39, yang akan diadakan di Bali pada 20-25 Oktober 2014. Pertemuan ini merupakan acara yang penting karena selain merupakan bertaraf internasional dalam bidang kedokteran pertama di Indonesia, juga akan memilih presiden ICS Internasional untuk masa jabatan berikutnya.
Bagi ahli bedah Indonesia, inilah saat yang paling tepat untuk mulai berkiprah di dunia internasional.
Secara organisasi, ICS memiliki sifat internasional dan demokratis. Semua anggota dengan kualifikasi yang cukup dapat berperan aktif sebagai pengurus sampai pada level tertinggi baik di tingkat nasional, regional maupun internasional. Setiap negara memiliki presiden (ketua) dan badan pengurus dan pada tingkat internasional kepengurusan terdiri dari presiden, wakil presiden, dewan anggota dan gubernur internasional. Pemilihan pimpinan pada level internasional dilakukan setiap pertemuan dua tahunan, dan kali ini akan dilakukan di Bieennial World Congress di Bali, 20-25 Oktober 2014.
Sebagai media pengembangan dan komunikasi, ICS memiliki jurnal tersendiri,International Surgery, yang di distribusikan pada semua anggota. Disamping itu, secara khusus didirikan museum ilmu bedah ICS di Chicago) (www.imss.org).
Bergabung sebagai fellow ICS memiliki manfaat yang luar biasa. Kesempatan bertukar pikiran dan ilmu bedah dengan para pakar internasional serta memiliki teman dari berbagai bangsa adalah beberapa diantaranya. Semua anggota memiliki hak mencantumkan gelar Fellow of International College of Surgeons (FICS), yang merupakan identitas dan fellowship yang diakui di seluruh dunia. ICS merupakan satu-satunya perhimpunan ahli bedah yang memiliki wakil di WHO.

ICS Indonesian Section

Indonesia ikut berperan aktif dalam ICS sejak tahun 1975. Pada tahun 1981 Prof.Sjamsuhidayat,MD,PhD,FICS mendapat penghargaan menjadi anggota kehormatan ICS Japan Section. Pada periode 1975-1985, ICS Indonesian Section bekerja sama dengan ICS Netherland section, ditandai dengan pertukaran ahli dari kedua negara.
Pada tingkat regional, Indonesia termasuk dalam wilayah Asia Pasifik. Pada pertemuan regional wilayah Asia Pasifik yang diadakan di Taipeh, pada bulan Oktober 2013, Indonesia mendapat mandat melaksanakan Konggres Dunia ke-39.Konggres ini akan diadakan di Bali pada tanggal 20-25 Oktober 2014. Presiden pertama ICS Indonesian Section adalah Prof Chehab Rukmi Hilmy,MD,FICS dan saat ini posisi presiden dijabat oleh Rudi Yuwana,MD,PhD,FICS. Presiden terpilih untuk masa jabatan selanjutnya adalah Prof. Paul Tahalele,MD,PhD FICS. Daftar lengkap kepengurusan dapat dilihat pada box.

ICS Indonesian section mendapatkan kehormatan sekaligus tugas yang cukup berat, karena pada kongres di Bali yang akan datang akan dilaksanakan juga pemilihan President Elect ICS Internasional. Sebagai tuan rumah,Indonesia memiliki posisi strategis dalam proses pemilihan ini. Dalam hal ini sangat diharapkan peran aktif anggota ICS Indonesian section untuk mendukung wakil Indonesia sebagai President Elect of ICS
Sebagai wadah ahli bedah dan ahli lain yang terkait dalam pengelolaan bedah seperti mata, THT, radiologi, Patologi, obgyn dan anestesi, ICS memiliki posisi unik yang tidak dimiliki organisasi profesi lain. Bila sebagian besar organisasi profesi berfokus pada spesialisasi dan sub spesialisasi bidang., maka ICS memberikan wadah komunikasi dan kolaborasi antar disiplin dan sub spesialisasi. Keanggotaan yang terbuka bagi semua ahli yang melakukan operasi dan serta ahli pendukung proses pembedahan (anestesi, patologi dan radiologi), membuat ICS menjadi forum yang ideal dalam mengembangkan ilmu pembedahan.

Manfaat menjadi member/fellow ICS
– Menambah ilmu dari e-journal, agenda ilmiah dan kongres
– Berhak menggunakan gelar FICS yang sudah diterima secara international dan diakui WHO. ICS merupakan satu-satunya organisasi profesional kedokteran yang memiliki wakil di WHO
– Dengan passport ICS dapat memperoleh akses meninjau semua rumah sakit di seluruh dunia
– Dapat memperoleh grant/beasiswa dengan syarat tertentu
– Kolaborasi dengan kolega sedunia
– Diskon registrasi kongres
– Ikut training global secara gratis

Syarat menjadi member/fellow ICS
– Menyerahkan ijasah spesialis, STR, 1 foto terkini ukuran 4×6 dan KTP (semua fotokopi kecuali foto)
– Membayar iuran tahunan Rp. 795.000.- (iuran ICS Global dan Indonesian section)
– Aktif ikut kongres dunia ICS dan agenda ilmiah global lainnya